Tampil tanpa make up tak hanya membuat Anda terlihat lebih alami, tetapi juga menjauhkan dari berbagai masalah kesehatan.
Sebuah penelitian terbaru di Swedia menumukan bahwa wanita yang sering menggunakan make up memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk terkena diabetes.
Bahan kimia, atau disebut phthalates, yang banyak digunakan dalam
produk kosmetik dan plastik dapat memicu pengembangan penyakit diabetes
bahkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Para peneliti telah menganalisis data dari 1.000 orang berusia
diatas 70 tahun, dimana sekitar 114 orang mengidap diabetes. Setelah
memperhitungkan faktor-faktor yang diketahui sebagai penyebab diabetes
tipe 2, seperti kolesterol, obesitas, dan kebiasaan merokok, maka
peneliti menemukan bahwa orang dengan tingkat phthalates yang tinggi
dalam darah lebih mungkin mengembangkan diabetes.
"Meskipun hasil penelitian kami perlu dikonfirmasi dengan
penelitian lebih dalam, temuan ini mendukung hipotesis bahwa bahan kimia
di lingkungan berkontribusi terhadap perkembangan diabetes," papar
Monica Lind, profesor kedokteran lingkungan dari Uppsala University,
Swedia, dilansir melalui The Telegraph, Senin (16/4).
Lind juga menambahkan bahwa penelitiannya di tahun lalu juga
telah menemukan polutan yang mengandung phthalates bisa memicu
kegemukan. Menurutnya, siapapun yang terpapar polutan mengandung
phthalates, seperti dari hairspray, krim wajah, make up palsu,
parfum bahkan makanan, juga memiliki risiko yang sama, karena polutan
akan diserap kedalam tubuh dan aliran darah melalui kulit.
"Phthlates dapat ditemukan pada sekitar 70 persen dari produk
wewangian perawatan tubuh pribadi. Biasanya tidak tercantum pada label
karena aroma dianggap sebagai rahasia dagang sehingga perusahaan tidak
perlu mengungkapkan apa yang terkandung didalamnya," tambah juru bicara
dari Campaign for Safe Cosmetics.
Wanita yang terpapar phthalates dapat mengganggu keseimbangan
hormon yang mirip terjadi selama masa menopause dan pubertas. Sedangkan
pada pria, phthlates berkaitan dengan anti testosteron yang dihubungkan
dengan kegemukan. Bahkan dalam sebuah percobaan di laboratorium
menunjukkan bahwa phthlates merusak hati, ginjal, paru-paru hingga
sistem reproduksi pada hewan percobaan dan meningkatkan risiko obesitas.
Categories
- Fakta atau Fiktif (17)
- Fakta TerUnik (33)
- Fiktif ke Fakta (2)
Kamis, 19 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar